Jenis Sambungan Kayu Dan Aplikasinya


Jenis Sambungan Kayu Dan Aplikasinya – Kayu merupakan salah satu material yang mempunyai begitu banyak kegunaan. Mulai dari konstruksi, furnitur, atau peralatan rumah tangga. Meskipun beberapa fungsinya bisa digantikan dengan material lainnya, eksistensi kayu tetap tidak tergantikan.

Mengubah kayu untuk menjadi suatu barang yang bermanfaat membutuhkan pemahaman tentang teknik pengolahan. Misalnya untuk sambungan kayu, maka kita perlu memahami banyak hal tentang sambungan kayu. Mulai dari jenis sambungan, jenis kayu yang bisa digunakan, hingga bagaimana cara membuatnya.



Dari beberapa hal tersebut, kami bahas tentang jenis sambungan kayu yang bisa kita adopsi. Untuk diketahui, jenis sambungan kayu sangat beragam. Masing-masing memiliki bentuk yang berbeda-beda, termasuk karakteristiknya. Sehingga kita perlu mengetahuinya terlebih dahulu untuk mengetahui jenis sambungan mana yang tepat untuk pekerjaan kita. Berikut pembahasan selengkapnya untuk Anda.

Sambungan Kayu Langsung

Sambungan kayu langsung atau butt joint adalah jenis sambungan yang paling sederhana dibandingkan dengan jenis-jenis lainnya. Pasalnya pada sambungan ini kita hanya perlu menempelkan kedua permukaan kayu yang sudah dilem kayu. Lalu sambungan tersebut dipres dengan memakai klem atau alat pres. Selain itu biasanya pemasangannya juga memakai sekrup agar tidak mudah lepas.

Baca juga: Cara Finishing Kayu Yang Rapi

Sambungan Kayu Lidah dan Alur

Sambungan ini juga dikenal dengan Tongue and Groove atau T&G. Sambungan ini dipakai untuk menyambungkan dua kayu dengan memasukkan profil lidah ke alur kayu satunya. Sambungan kayu lidah dan alur biasa diaplikasikan pada lantai kayu dan sistem flooring. Dengan sambungan semacam ini kayu dapat terpasang dengan kuat. Ada beberapa cara untuk membuat sambungan kayu T&G. Yakni dengan memakai mesin profil atau mesin moulding dan dengan cara manual atau memakai peralatan tangan.



Sambungan Kayu Purus Lubang

Sambungan dengan julukan lain Mortise & tenon Joint ini memiliki sedikit kemiripan dengan T&G. Akan tetapi sambungan ini biasa diaplikasikan pada balok atau untuk membuat sambungan furnitur. Pada sambungan ini kita perlu membuat lubang berbentuk persegi atau setengah lingkaran untuk dimasuki kayu lain yang sudah dipurus.

Baca juga: Harga Kayu Kalimantan Per Kubik

Sambungan Kayu Ekor Burung dan Finger Joint



Sambungan kayu ekor burung ini mempunyai bentuk yang saling terikat dengan membentuk beberapa alur dan lubang kayu. Sambungan ekor burung atau dovetail ini bisa dibilang memiliki tampilan yang menarik dan unik. Sehingga jenis sambungan kayu ini sering digunakan pada furnitur. Selain dovetail juga ada finger joint yang juga mempunyai daya tarik tersendiri. Jika diamati finger joint memiliki bentuk seperti jari-jari yang direkatkan, sesuai dengan julukannya.

Sambungan Kayu Biscuit Joint

Dinamai biskuit bukan karena pemasangannya memakai biskuit, melainkan adanya potongan kayu kecil berbentuk oval yang tampak seperti sebuah biskuit yang umumnya dibuat dari kayu pres. Cara pemasangannya kedua bagian kayu disambungkan dengan bantuan potongan kayu tersebut yang sudah dilem.

Untuk membuat mortise atau sambungan kayu berbentuk lubang kecil tempat disematkannya biskuit tersebut kebanyakan dibuat dengan memakai biscuit jointer. Dengan mesin ini kita bisa membuat mortise dengan mudah dan akurat.

Baca juga: Harga HPL Taco Berbagai Motif

Sambungan Kayu Bridle Joint



Sambungan ini mirip dengan mortise tenon joint. Jika diperhatikan pemotongan tenon dilakukan di salah satu kayu. Sedangkan mortise dibuat pada kayu pasangannya. Ukuran pemotongan disesuaikan dengan lebar dari tenon.

Pada jenis sambungan ini hanya ada 3 sisi permukaan kayu yang akan direkatkan dengan lem. Sambungan kayu bridle joint biasa digunakan pada kaki meja. Dalam proses pembuatannya tenon diposisikan menghadap ke atas dan memberikan kekuatan tambahan untuk tekanan. Selain itu juga bisa ditambahkan pin agar sambungannya lebih kuat.

Sambungan Kayu Dado

Sambungan ini dibuat dengan membuat alur sepanjang kayu yang akan disambung secara berpasangan. Penyambungannya dilakukan di bagian tengah kayu. Caranya dengan membuat alur pada kayu tersebut dan memasukkan kayu lainnya ke dalam alur. Pada sambungan ini kita bisa memakai lem atau paku sebagai pengikat mekanis.

Baca juga: Harga Dempul Kayu Dan Besi

Sambungan Kayu Half Lap Joint

Sambungan ini berfungsi untuk menyambungkan kayu pada pembuatan tempat penyimpanan atau storage. Half lap joint dibuat dengan memotong dua buah kayu yang hendak disambung. Besarnya bagian yang dipotong adalah setengah dari tebal kayu tersebut.

Sambungan Kayu Dowels

Sambungan kayu ini menjadi salah satu jenis yang cukup mudah untuk dibuat. Dalam proses pengerjaannya kita membutuhkan kayu dowel dan mesin bor atau router dengan ukuran yang sama. Prinsipnya kita membuat lubang pada dua bagian kayu yang ingin dipasang, kemudian memasangkan kayu dowel pada salah satu kayu lalu memasangkan kedua bagian.

Kekurangan dari sambungan ini adalah kekuatannya yang rendah. Maka dari itu sambungan ini lebih cocok digunakan pada meja kecil, bingkai, dan furnitur kecil lainnya.

Sambungan Kayu Loose Tenons

Pemasangan sambungan yang satu ini serupa dengan dowels. Hanya saja lebar penampang sambungannya dibuat lebih lebar. Alhasil ketahanannya jauh lebih baik dari versi dowels. Untuk membuatnya kita membutuhkan mesin router. Teknik pengerjaannya cenderung lebih sulit dibandingkan dowels. Biasanya sambungan ini dipakai untuk membuat meja kecil ataupun besar.

Baca juga: Cara Menyambung Baja Ringan Yang Kuat

Sambungan Kayu Pocket Holes