Surat Perjanjian Sewa Ruko Yang Simple


Penetapan Harga Sewa

Sama halnya dengan surat perjanjian sewa rumah, pada surat perjanjian sewa ruko juga harus menyertakan harga sewa yang disepakati oleh kedua belah pihak. Berikut periode pembayarannya, apakah per bulan, per 6 bulan atau per tahun. Di samping itu besaran uang muka yang sudah dibayarkan atau jumlah uang sewa yang harus dicicil dalam periode tertentu juga perlu dimuat dalam surat perjanjian tersebut.



Jangka Waktu Sewa

Pemilik ruko dan juga penyewa harus menuliskan jangka waktu penyewaan dalam surat perjanjian. Jangan lupa untuk memperhatikan tanggal dimulainya perjanjian dan berakhirnya masa sewa. Sebab informasi tersebut akan memberikan gambaran jelas mengenai hak jangka waktu penyewa untuk menempati ruko.

Ketentuan Biaya Perawatan

Ruko yang disewakan kepada penyewa atau pihak kedua, maka urusan perawatan juga menjadi kewajiban dari penyewa. Mencakup hak penggunaan listrik, PDAM dan lain sebagainya. Hal ini perlu dijabarkan dengan jelas dalam surat perjanjian sewa ruko.

Biaya Renovasi atau Perbaikan

Dalam beberapa kasus poin mengenai biaya renovasi atau perbaikan ruko yang dilakukan oleh penyewa juga perlu dicantumkan dalam surat perjanjian sewa ruko. Tujuannya untuk mengkalkulasikan berapa jumlah sewa yang tepat untuk ruko tersebut di masa penyewaan selanjutnya.

Saksi

Calon penyewa dan pemilik ruko dalam penandatanganan surat perjanjian sewa ruko perlu menghadirkan pihak ketiga atau saksi. Tujuannya untuk menghindari kesempatan salah satu pihak melakukan kecurangan.



Surat perjanjian sewa ruko atau kios bisa disaksikan oleh satu atau dua orang, seperti Ketua RT atau tetangga. Di samping itu penting bagi saksi-saksi untuk mengetahui apa saja isi perjanjiannya. Setelah itu menandatangani surat perjanjian sewa yang dilakukan pemilik ruko dan penyewa.

Kekuatan Hukum Surat Perjanjian Sewa

Surat perjanjian menjadi bukti tertulis yang perlu dibuat oleh atau di hadapan pejabat umum berwenang seperti notaris. Tujuannya tidak lain untuk membuat surat perjanjian tersebut memiliki kekuatan hukum yang lebih besar dan tidak dapat disangkal kebenarannya.

Dalam sewa-menyewa ada kemungkinan salah satu pihak menggugat poin yang tercantum di dalam surat perjanjian sewa. Akan tetapi pihak tergugat tidak diminta untuk mencari bukti apapun. Justru penggugatlah yang diharuskan membuktikan kebenaran dari apa yang ia sangkal.



Meski begitu saat membuat surat perjanjian di bawah tangan, surat tersebut akan dianggap sah jika kedua pihak mengakui adanya surat perjanjian tersebut. Jika salah satu pihak menyangkal, maka hakim akan memeriksa keaslian tulisan dan tanda tangan tersebut di pengadilan.

Baca juga: Perbedaan HGB Dan SHM

Contoh Surat Perjanjian Sewa Ruko

Setelah mengetahui poin-poin apa saja yang perlu dimasukkan dalam surat perjanjian sewa ruko, selanjutnya kita ketahui bersama contoh surat perjanjian sewa ruko. Isi dari surat perjanjian sewa ruko pada dasarnya seperti yang tertulis di atas. Akan tetapi format penulisannya bisa beragam, tergantung kebutuhan.