Perbedaan Plasma Cutting Dan Laser Cutting


Perbedaan Plasma Cutting Dan Laser Cutting – Untuk melakukan pemotongan pada bahan metal ataupun bahan lain maka ada dua alat khusus yang biasa digunakan, yaitu plasma dan laser cutting. Kedua alat ini bisa dibilang sangat efisien dan menawarkan banyak kelebihan dibandingkan dengan cara manual.

Namun yang seringkali membuat bingung untuk menentukan pilihan, manakah yang lebih bagus? Apakah plasma cutting atau laser cutting? Nah, untuk memudahkan Anda dalam memilih berikut ini kami akan memberikan pembahasan mengenai perbedaan kedua jenis alat tersebut untuk Anda.

Baca juga: Harga Mesin CNC Plasma Cutting Dan Cara Menggunakannya

Baca juga: Harga Kedok Las Otomatis Dan Biasa Berbagai Merk

Plasma Cutting

Cara kerja plasma cutting adalah dengan membakar gas yang berasal dari nossel, dan pemotongan akan terjadi karena adanya listrik diantara gas dan logam sehingga berubah menjadi plasma. Dalam hal ini tak ada batasan mengenai jenis logam yang dapat dipotong sehingga hal ini membuatnya menjadi alat yang serbaguna.

Sebelum mengoperasikan plasma cutting, sangat disarankan untuk menggunakan kaca pelindung setiap saat. Tujuannya tak lain untuk mencegah terjadinya kerusakan pada mata. Hal ini karena memang dalam proses pemotongan plasma sangat berbahaya apalagi jika tidak ada tindakan pencegahan. Bahkan suara mesin yang dihasilkan juga lebih besar.

Plasma bisa digunakan untuk memotong logam dengan berbagai ukuran ketebalan mulai dari 1 mm sampai dengan 80 mm. Plasma bisa dijadikan sebagai pilihan yang paling tepat untuk memotong logam tebal.

Baca juga: Harga Mesin Las Listrik, Mig, Argon Yang Bagus

Laser Cutting

Laser terbagi dalam dua jenis, yaitu CO2 dan fiber laser. Keduanya memiliki kualitas yang bagus untuk melakukan pemotongan. Fiber laser akan lebih cocok jika digunakan untuk memotong lembaran logam. Bahkan bisa digunakan untuk memotong semua jenis logam (karena adanya pengaruh dari jenis laser generator yang digunakan). Namun untuk jenis laser CO2 tidak mampu menembus tembaga, kuningan dan alumunium. Hal ini karena hanya bisa bekerja pada permukaan yang reflektif.

CO2 laser umumnya digunakan untuk memotong kayu dan akrilik, membuatnya dikenal sebagai alat pemotong dengan kualitas terbaik. Jika misalnya ada banyak pilihan jenis bahan berbeda yang harus dipotong maka proses pemotongannya bisa dilakukan secara lebih cepat dan tidak memakan banyak waktu.

Tak hanya untuk memotong saja, laser juga bisa digunakan untuk melakukan proses grafir, membuat lubang. Dengan menggunakan laser maka ada banyak sekali hal yang bisa di eksplorasi, dengan berbagai macam jenis bahan dan desain. Kelebihan yang bisa didapatkan dari penggunaan laser memang lebih cepat, efisien, dan akurat.