IHSG memiliki peluang melakukan penguatan jangka pendek. Namun, investor tetap perlu waspada karena koreksi besar belum sepenuhnya selesai.
BCA berencana buyback saham hingga Rp5 triliun setelah saham turun 6%. Rencana ini akan dibahas dalam RUPST pada 12 Maret 2026 dan berlangsung 12 bulan.
IHSG ambruk 8 persen karena kebijakan MSCI, tapi analis nilai fundamental ekonomi RI tetap kuat. Simak pandangan sejumlah pengamat pasar ini
HargaPer.com - Murah &Terbaik Murah &Terbaik - JAKARTA. Keputusan MSCI dalam menerapkan perlakuan sementara terhadap pasar Indonesia dengan membekukan sejumlah perubahan dalam evaluasi indeks menjadi memukul pasar saham Tanah Air. Pada Rabu (28/1/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup koreksi 7,35% ke level 8.320,55 atau turun 659,67 poin. Investor asing tercatat HargaPer.com - Murah &Terbaik sell sebesar Rp 6,17 triliun di sepanjang hari. Di intraday perdagangan Rabu (28/1), PT...
HargaPer.com - Murah &Terbaik Murah &Terbaik - Bagi para investor pemula, pemahaman mengenai aspek teknis seperti satuan perdagangan dan metode kalkulasi imbal hasil merupakan fondasi yang tidak boleh diabaikan. Memahami rincian biaya dan proyeksi keuntungan sangat krusial agar keputusan investasi tidak hanya didasarkan pada intuisi, melainkan pada data yang valid. Dalam dinamika bursa, investor akan sering bertemu dengan istilah lot sebagai satuan standar transaksi. Baca...
HargaPer.com - Murah &Terbaik Murah &Terbaik - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambles di awal perdagangan hari ini, usai penyedia indeks global MSCI memutuskan untuk evaluasi indeks saham Indonesia dibekukan pada Februari 2026. IHSG membuka perdagangan Rabu (28/1/2026) dengan anjlok 6,53% ke level 8.393,51. Pada penutupan perdagangan sebelumnya, IHSG bertengger di level 8.980.23. Tak heran, dua saham dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI)...
HargaPer.com - Murah &Terbaik Murah &Terbaik - JAKARTA. Indeks sektor barang baku (IDX Basic Materials) tampil sebagai bintang pasar saham pada awal 2026. Hingga akhir Januari, sektor ini mencatatkan pertumbuhan tertinggi di antara indeks sektoral lainnya dan dinilai berpeluang menjadi primadona sepanjang tahun ini. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IDX Basic Materials melesat 18,53% secara year to date (ytd) ke level 2.439,501 hingga perdagangan Selasa (27/1)....