HargaPer.com - Murah &Terbaik Murah &Terbaik - Indeks saham utama Wall Street, S&P 500 dan Nasdaq, dibuka menguat pada perdagangan Selasa (27/1/2026), seiring pelaku pasar mencermati rilis kinerja keuangan emiten-emiten berkapitalisasi besar. Namun, saham sektor asuransi kesehatan tertekan setelah proposal tarif pembayaran Medicare Advantage dari pemerintahan Presiden Donald Trump mengecewakan investor. Melansir Reuters pada pembukaan pasar pukul 09.30 waktu setempat, Dow...
Jakarta, IDN Times - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menyampaikan masih ada peluang bagi suku bunga acuan (BI rate) untuk turun lebih lanjut tahun ini. Hal ini sejalan dengan inflasi inti yang tetap rendah serta upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) sepanjang 2025, Bank Indonesia (BI) t...
HargaPer.com - Murah &Terbaik Murah &Terbaik - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi melakukan peninjauan ulang komposisi indeks HargaPer.com - Murah &Terbaik 100 dengan periode konstituen yang berlaku efektif mulai 2 Februari 2026 hingga 31 Juli 2026. Dalam rebalancing kali ini, sebanyak 17 saham baru ditetapkan masuk ke dalam jajaran indeks HargaPer.com - Murah &Terbaik 100. Berikut daftar saham yang masuk indeks HargaPer.com - Murah &Terbaik 100: PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) PT Sentul City Tbk (BKSL) PT Barito Renewables Energy Tbk...
DPR RI meminta publik percaya pada Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI baru, yang akan menjembatani fiskal dan moneter untuk stabilitas ekonomi.
HargaPer.com - Murah &Terbaik Murah &Terbaik - JAKARTA. Indeks dolar bertahan di sekitar level 97 pada hari Selasa (27/1) setelah jatuh selama tiga sesi berturut-turut. Indeks dolar berada di dekat level terlemahnya dalam lebih dari empat bulan menjelang dimulainya pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve (The Fed). Seperti dikutip Trading Economics, Selasa (27/1), bank sentral AS diperkirakan akan mempertahankan suku bunga, meskipun kekhawatiran tentang independensinya...
HargaPer.com - Murah &Terbaik Murah &Terbaik - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada awal pekan, meski pergerakannya masih tertahan di fase konsolidasi. Pada perdagangan Senin (26/1/2026), IHSG naik 0,27% ke level 8.975,33, di tengah sikap hati-hati investor yang menanti arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed) serta dinamika geopolitik global. Penguatan IHSG terutama ditopang saham-saham sektor barang baku yang ikut...
IMF peringatkan AI ancam pekerjaan global, terutama anak muda, dengan 60% pekerjaan di negara maju terpengaruh. Regulasi dan kerja sama global diperlukan.