Harga Dan Cara Pasang Genteng Aspal

Harga Dan Cara Pasang Genteng Aspal – Atap merupakan salah satu perlindungan yang penting dan harus ada pada sebuah bangunan, khususnya rumah. Dengan adanya atap seluruh orang yang ada di dalam rumah akan terhindar dari berbagai masalah. Seperti hawa panas saat siang hari, hujan, atau angin dingin saat malam tiba.

Oleh karena itu kebanyakan orang memperhatikan betul pemilihan material genteng. Sebab saat ini ada cukup banyak jenis genteng yang beredar. Selain itu ada beberapa produsen yang menawarkan produk tersebut dengan kualitas yang beragam. Sehingga kita harus memilih dengan cermat untuk mendapatkan produk yang berkualitas dan tahan lama.

Dari sekian jenis genteng yang bisa kita pilih, genteng aspal atau juga disebut genteng bitumen menjadi salah satu yang cukup populer. Sebab genteng ini mempunyai tampilan yang lebih menarik dan terkesan mewah. Genteng aspal juga mempunyai bentuk yang unik dan dapat ditata dengan pola yang menarik. Sehingga tampilannya tidak terkesan monoton.

Baca juga: Harga Genteng Keramik

Apa itu Atap Aspal

Atap aspal pertama kali dikembangkan di tahun 1893. Saat itu bentuknya masih berupa rol. Akan tetapi pembuatannya tidak memakai batu-batuan. Lalu di tahun 1897 pembuatan genteng ini mulai ditambah dengan beberapa bahan lain sehingga dapat memperkuat material genteng tersebut.

Selanjutnya atap aspal shingles mulai dijual kepada masyarakat di Amerika pada 1900-an. Genteng ini dijual dalam bentuk potongan menjadi beberapa tab atau bahkan multitab. Sedangkan di tahun 1903 atap ini mulai digunakan oleh masyarakat luas. Tidak hanya itu, pembuatan atap bitumen atau aspal ini mencapai rekor terbaiknya di tahun 1939 dengan total 11 juta produksi.

Di tahun tersebut atap ini diproduksi tanpa perekat. Lalu di tahun 1950 genteng bitumen diproduksi dengan tambahan perekat antar genteng. Sedangkan di tahun 1960 genteng ini ditambah dengan bahan fiberglass.

Maka dari itu genteng aspal atau bitumen yang kita jumpai saat ini mempunyai cukup banyak bahan dasar. Seperti pasir batu, fiberglass, hingga alga coating.

Daftar Harga Atap Aspal

Tipe Genteng Aspal/Bitumen Harga/m2
Bitumen CTi 3, 4, 5 Rp 150.000 – Rp 182.500
Bitumen Tegola Top Single Rectangular Rp 220.000 – Rp 270.600
Bitumen Tegola Top Single Traditional Rp 284.150
Bitumen Tegola Premium Gothik Rp 313.700
Bitumen Tegola Premium Rectangular Rp 315.000
Bitumen Tegola Premium Mozaik Rp 321.300
Bitumen Tegola Premium Traditional Rp 350.300
Bitumen Tegola Premium Liberty Rp 350.300
Bitumen Tegola Master Rp 420.000
Bitumen Tegola Master J Rp 440.000
Bitumen Tegola Ecoroof Rp 220.000 – Rp 250.000

Harga Genteng Aspal Per Tipe

No. Nama Produk Harga per Lembar
1 Atap aspal atau genteng bitumen tipe Onduline Rp125.000 – Rp240.000
2 Atap aspal atau genteng bitumen tipe Onduvilla Rp40.000 – Rp190.000
3 Atap aspal atau genteng bitumen tipe Guttapral Rp140.000 – Rp150.000
4 Atap aspal atau genteng bitumen tipe Ondura Rp120.000 – Rp150.000
5 Atap aspal atau genteng bitumen tipe Shingles CTI Rp115.000 – Rp150.000
6 Atap aspal atau genteng bitumen tipe Shingles GAF Rp190.000 – Rp480.000
7 Atap aspal atau genteng bitumen tipe Shingles Cana Rp135.000 – Rp140.000

Kelebihan Atap Aspal

Genteng ini populer karena beberapa alasan. Atap aspal mempunyai keunggulan yang membuatnya tampak lebih unggul dari beberapa jenis genteng lainnya. Sebagai bahan pertimbangan Anda bisa simak kelebihan atap aspal berikut ini.

  1. Ringan dan kuat. Genteng ini mempunyai bobot yang ringan. Untuk satu meter persegi bobotnya hanya 13 kg. Jauh lebih ringan dari genteng keramik atau beton yang bisa menembus angka 50 kg sampai 60 kg. Tidak hanya ringan, atap aspal juga kuat dan tahan banting. Hal ini tidak lepas dari cara pembuatannya yang juga dipanaskan dalam suhu tinggi.
  2. Tidak bising. Material atap ini bisa meredam suara saat hujan maupun saat ada angin berhembus. Bahkan atap ini juga diklaim dapat meredam suara dari luar.
  3. Ada banyak varian warna. Atap tidak hanya sebagai pelindung saja, namun juga sebagai bagian yang dapat mempercantik tampilan rumah. Untuk itu atap bitumen atau atap aspal ini memiliki pilihan warna yang terbilang beragam.
  4. Bisa mengikuti bentuk bangunan. Atap aspal dapat dipasang mengikuti bangunan, walaupun sudutnya curam. Sehingga pemasangannya lebih fleksibel dibandingkan dengan beberapa jenis genteng lain seperti genteng beton.
  5. Tahan air dan api. Material atap aspal juga tahan terhadap air maupun api. Bahkan ada pula genteng aspal yang dapat menahan tekanan angin yang cukup kencang.
  6. Tahan lama. Genteng ini memiliki masa pakai yang terbilang panjang. Bahkan diklaim bisa mencapai 30 tahun.
  7. Pemasangan cepat dan praktis. Karena mempunyai bobot yang ringan dan bentuk yang sudah dibuat sedemikian rupa, proses pemasangan tidak membutuhkan waktu yang lama.

Kekurangan Atap Aspal

Mempunyai beragam keunggulan tak membuat atap ini terbebas dari kekurangan. Tetap ada beberapa poin minus dari atap ini. Anda perlu mengetahuinya sehingga Anda tahu betul apakah atap ini sesuai dengan kebutuhan Anda atau tidak.

  1. Harga mahal. Ini bisa dibilang menjadi salah satu kekurangan terbesar. Harga atap aspal lebih mahal dibandingkan dengan sejumlah jenis genteng lainnya. Memang walaupun harganya mahal atap ini mempunyai kualitas yang bagus.
  2. Pemasangan dilakukan oleh tenaga berpengalaman. Walaupun pemasangannya praktis, untuk memasang atap ini Anda membutuhkan tenaga atau tukang yang sudah berpengalaman dalam memasang atap ini. Sebab pemasangannya yang sedikit berbeda dibandingkan jenis-jenis lainnya. Selain itu tujuannya untuk memperoleh hasil akhir yang maksimal.
  3. Perbaikan mahal. Tidak hanya harga atapnya saja yang mahal, namun juga biaya perbaikannya. Sebab untuk memperbaiki atau mengganti atap maka harus membeli atap baru dan juga harus dikerjakan tenaga yang berpengalaman.

Pemasangan Atap Aspal

Walaupun pemasangannya disarankan dilakukan oleh tukang yang sudah berpengalaman, akan tetapi Anda tetap bisa mempelajari bagaimana alur pemasangan atap ini. Ada beberapa tahap yang perlu dilakukan. Simak uraiannya di bawah ini.

  1. Pekerjaan dimulai dengan memasang reng yang jarak antar reng maksimal 40,5 cm.
  2. Tahap selanjutnya adalah pemasangan multipleks di atas reng dengan sekrup dan paku. Dalam pengerjaan ini pemasangan harus benar karena multipleks nantinya dipakai sebagai tumpuan.
  3. Setelah itu dilanjutkan dengan pemasangan pelapis underlayer di atas papan multipleks. Jika kemiringan atap berkisar 15-90 derajat Anda dapat memakai bahan pelapis underlayer geotextile. Sedangkan untuk kemiringan 1-4 derajat Anda dapat memakai underlayer waterproofing membrane torching yang mempunyai ketebalan 2 mm.
  4. Pada tahap ini dilakukan pemasangan awalan genteng awal atau disebut dengan istilah starter. Fungsinya untuk menutupi celah-celah antara genteng aspal yang umumnya terlihat jelas jika dilihat dari bawah.
  5. Sesudah itu pemasangan genteng aspal selanjutnya dipasang bertahap mulai dari area bawah. Pemasangan dilakukan berderet secara horizontal. Lalu berlanjut ke bagian atas.
  6. Untuk bagian bubungan atau nok atap harus dipotong menjadi tiga bagian dengan batasan nat dari atas ke bawah. Kemudian setiap daun di bagian nat tersebut dipotong sudut dan pemasangannya dilakukan dengan cara ditumpuk.

Baca juga: Harga Genteng Beton

Jenis Atap Aspal

  1. Atap aspal Onduline. Atap ini mempunyai 10 gelombang dan terbuat dari serat organik yang dicampur bitumen. Selain itu pembuatannya juga melewati proses pemanasan dan pengepresan yang tinggi.
  2. Atap aspal Onduvilla. Atap ini dibuat dengan bahan  yang mirip dengan tips Onduline, namun sudah memenuhi standar European Norm EN 534.Atap ini tahan air, panas, hingga cuaca ekstrem.
  3. Atap aspal Guttapral. Atap ini mempunyai tampilan bergelombang dan terbuat dari bahan ramah lingkungan. Atap ini juga fleksibel sehingga dapat dipasang di area yang melengkung.
  4. Atap aspal Ondura. Atap ini dijual dalam bentuk lembaran yang bergelombang. Atap ini juga memiliki pigmentasi yang baik sehingga tahan sinar ultraviolet.
  5. Atap aspal Shingles CTI. Atap ini mempunyai karakteristik kokoh, ringan dan tidak mudah rusak.
  6. Atap aspal Shingles GAF. Genteng ini memiliki ketahanan terhadap perubahan musim yang baik. Selain itu atap ini dapat dipakai di seluruh bentuk atap karena datar dan tidak bergelombang.
  7. Atap aspal Shingles Cana. Atap ini memiliki tampilan yang rapi dan dapat disesuaikan dengan jenis bangunan. Di samping itu atap ini tahan cuaca, serta mempunyai ketahanan yang lebih baik.