Ketuk (X) Untuk Menutup

Selamat Datang

Di HARGAPER COM

×

Menghitung Koefisien Dasar Bangunan


Untuk mengetahui besaran nilai KDB maupun siapa yang menentukan perbedaan besaran nilai KDB ini Anda bisa melihatnya dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) masing-masing wilayah.

Dalam Rencana Detail Tata Ruang kita bisa menjumpai banyak informasi yang tersaji dalam bentuk tabel. Biasanya di dalamnya memuat informasi mengenai KLB, ketinggian bangunan dan lain-lain.

Dalam tabel RDTR tidak menutup kemungkinan Anda menjumpai zona dengan nilai KDB nol (0). Itu artinya pada zona tersebut tidak diperbolehkan untuk mendirikan bangunan apapun. Hal ini dikarenakan wilayah tersebut masuk ke dalam zona taman atau area ruang terbuka hijau.

Baca juga: Berat Jenis Besi

Cara Menghitung KDB

Di atas sudah dijelaskan bahwa untuk mengetahui besaran KDB bisa kita hitung dengan membagi luas lantai dasar dengan luas lahan. Sehingga rumus menghitung nilai KDB adalah:

KDB = Luas Lantai Dasar / Luas Lahan x 100%

Sebagai contoh, pada daerah A besaran nilai KDB-nya adalah 50%. Jika luas lahan yang tersedia adalah 120 m2, maka luas lahan yang diperbolehkan untuk dibangun adalah sebagai berikut.

50/100 x 120 = 60 m2.