Pengertian Kayu Laminasi Dan Penggunaannya


Pengertian Kayu Laminasi Dan Penggunaannya – Di zaman modern seperti sekarang ini, ada banyak inovasi yang bisa diterapkan untuk dekorasi rumah. Salah satu hal penting yang harus diperhatikan adalah kayu yang selalu dijadikan sebagai pilihan utama untuk dekorasi.

Kayu sendiri terbagi dalam berbagai jenis dengan kualitas yang berbeda-beda. Dari sekian banyaknya jenis kayu, yang biasa digunakan adalah kayu laminasi dan kayu kayu solid. Jika Anda ingin menggunakan kedua jenis kayu ini maka kami akan memberikan informasinya untuk Anda. Namun sebelum itu, simak terlebih dahulu pembahas mengenai kayu laminasi berikut ini.

Baca juga: Desain Moulding Kayu Untuk Mempercantik Dinding

Pengertian Kayu Laminasi

Laminate flooring atau yang biasa disebut dengan kayu laminasi merupakan salah satu jenis kayu yang dibuat dari olahan kayu serbuk dan dicampur menggunakan bahan kimia dalam bentuk resin, yang kemudian di press dan dicetak sedemikian rupa hingga memiliki bentuk seperti papan lembaran. Dalam proses pembuatan kayu ini sudah menggunakan mesin dengan teknologi tinggi yaitu HDF (High Density Fiberboard).

Jika dilihat secara sekilas, kayu ini memiliki tampilan yang menyerupai kayu asli. Motif yang ditawarkan sangat bervariasi, tidak hanya warna coklat saja tetapi ada juga motif kayu yang memiliki warna hitam keungu-unguan dan masih banyak lagi warna lain yang pastinya nampak elegan.

Baca juga: Pengertian Pintu Flush Door Dan Harganya

Penggunaan Kayu Laminasi

Material alternatif pengganti kayu ini memang semakin banyak diminati untuk segala kebutuhan bangunan. Adapun penggunaan kayu laminasi biasanya untuk:

  • Pembuatan furniture
  • Pembuatan beragam komponen bangunan
  • Material bangunan
  • Produksi kabinet dapur
  • Bahan pembuatan lantai
  • Dan lainnya.

Perbedaan Kayu Laminasi dan Kayu Solid (Kayu Keras)

  1. Pembuatan Kayu Keras dan Limansi

Dilihat sekilas, kayu solid (kayu keras) lebih mudah untuk dikenali karena memang merupakan kayu asli. Namun pada dasarnya kedua jenis kayu ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Kayu keras yang dibuat dari 100 persen kayu asli memiliki tampilan yang lebih menarik dan artistik. Sedangkan kayu laminasi memiliki corak gambar yang lebih bervariasi dan penggunaannya serbaguna.

  1. Ketahanan

Kayu keras memiliki ukuran yang lebih tebal jika dibandingkan dengan kayu laminasi. Inilah yang membuatnya mampu bertahan lama, dan jika perawatannya maksimal maka bisa bertahan hingga seumur hidup.

Sementara untuk kayu laminasi hanya mampu bertahan sekitar 10 tahun. Namun usia pakainya bisa bertambah sekitar 4 sampai dengan 6 tahun jika berada di ruang ber-AC atau ruangan dengan suhu yang dingin.

Baca juga: Mengenal Jenis Kayu Plywood, MDF, Partikel Board

  1. Biaya dan Pemasangan

Biaya dan pemasangan kayu solid atau kayu keras ini bisa dibilang sangat mahal. Namun juga tergantung dari jenis kayu yang ingin digunakan. Misalnya  kayu mahoni atau mungkin yang lebih mahal lagi seperti kayu saja.