Desain Moulding Kayu Untuk Mempercantik Dinding


Desain Moulding Kayu Untuk Mempercantik Dinding – Saat ini sudah banyak sekali teknik yang bisa diterapkan untuk membuat rumah nampak lebih rapi, mewah, dan mempesona. Salah satu solusi yang paling tepat adalah dengan menggunakan moulding sebagai dekorasi rumah.

Moulding ini sendiri terbagi dalam berbagai macam jenis, namun yang paling populer adalah molding gypsum dan kayu. Moulding gypsum selalu dijadikan sebagai ciri khas rumah mewah dengan berbagai macam corak dan gambar. Sedangkan moulding kayu memiliki tampilan yang naman sederhana tetapi elegan.

Baca juga: Cara Membuat Dinding Semen Expose Unfinished

Pengertian Moulding Kayu

Moulding kayu merupakan bentuk ornament yang dibuat di sepanjang permukaan, sisi atau bagian-bagian lain dari suatu komponen. Penggunaan moulding akan menutupi kekeliruan sambungan pada konstruksi seperti adanya celah ataupun kekurangan-kekurangan yang lain.

Penampilannya akan terlihat jelas, meskipun digunakan untuk menutupi beberapa sudut bagian dalam ataupun pelapisan bagian luar sisi tebal kayu dengan adanya profil ini. Bahkan cara seperti ini akan membuatnya nampak lebih indah.

Selain untuk komponen perabot, profil juga digunakan untuk sebagai lat penutup celah dinding (architrave), pigura penghias dinding, plafon, dan lain sebagainya. Profil ini bisa terbentuk dengan mudah dari sebatang kayu atau bersusun dengan beberapa potong yang kemudian disatukan.

Bentuk profil tersebut pada dasarnya berupa:

  • Lurus atau serong
  • Lengkung
  • Cembung
  • Kombinasi cembung dan cekung.

Berbagai macam bentuk ini umumnya dihasilkan oleh pengetaman khusus, router, ataupun mesin pembentuk yang lainnya.

Baca juga: Cara Memasang HPL Pada Dinding Dan Furniture

Moulding Kayu Klasik

Moulding kayu klasik merupakan moulding kayu yang berasal dari type ornament dan biasanya dibuat oleh para arsitek asala Romawi dan Tunani. Setiap type moulding ini umumnya memiliki banyak kesamaan baik dari nama ataupun bentuknya.

Untuk lengkungan moulding dari Yunani pada dasarnya membentuk bidang ellips, parabol dan hiperbola. Sedangkan untuk lengkungan moulding dari Romawi memiliki bentuk seperti tembereng atau bulat lingkaran.

Jika dilihat dari bentuk penampang moulding bisa diketahui bahwa profil kelebaran profil gaya Yunani lebih kecil dibandingkan dengan tingginya. Sedangkan untuk profil dari Romawi kelebarannya sama seperti ketinggian profil tersebut.

Jenis-Jenis Moulding Kayu dan Fungsinya

Moulding kayu terbagi dalam empat jenis berdasarkan kegunaan penempatannya, yaitu:

1. Moulding Kayu Mahkota (Crown moulding)

  • Cyma Recta, kombinasi garis cekung dan cembung.
  • Cavetto-concave, kira-kira berbentuk seperempat lingkaran atau cembung.

2. Moulding Kayu Pendukung (Supporting moulding)

  • Letaknya kira-kira berada diatas penglihatan, kemungkinan dapat menopang moulding yang lainnya.

3. Moulding Kayu Penghubung (Conecting Mouldings)

Secara umum dipakai untuk pembagi sesuatu atau sekelompok moulding agar ada kesan terpisah.

  • Fillet, bentuknya rata, kecil, persegi, lurus atau bengkok.
  • Astragal atau Bead, berbentuk setengah lingkaran cekung, atau lengkung. Disebut astragal apabila moulding terletak tegak terhadap permukaan dan biasanya berbentuk bulat-bulat kecil (bead)

4. Moulding Alas/Base mouldings

Terletak dibagian paling bawah

  • Scotia, penampangnya berbentuk cekung /lengkung
  • Torus, berbentuk cekung, sedikit lebih kecil dari setengah lingkaran.

Dalam furniture modern berbagai macam bentuk moulding ini paling banyak digunakan. Hal ini karena memang menawarkan banyak keunggulan seperti proses pengerjaannya yang terbilang sangat mudah dan bersifat sederhana.