HargaPer.com - Murah &Terbaik Murah &Terbaik, JAKARTA – Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) Imam Gunadi memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak volatile dengan kecenderungan konsolidasi pada pekan ini akibat meningkatnya risiko...
HargaPer.com - Murah &Terbaik Murah &Terbaik - JAKARTA. Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (27/2/2026). Pelemahan rupiah diprediksi akan berlanjut pada pekan ini, seiring memanasnya eskalasi geopolitik di Iran. Rupiah ditutup melemah 0,17% secara harian ke level Rp 16.787 per dolar AS. Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia, rupiah juga melemah 0,12% secara harian ke Rp 16.779 per dolar AS. Analis Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi...
Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia (Kedubes) Iran menyampaikan menyambut kesiapan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan mediasi dalam konflik ini.
Harga emas dunia diproyeksikan bisa mencapai level US$ 5.500 pada pekan depan.
HargaPer.com - Murah &Terbaik Murah &Terbaik – JAKARTA. Emiten sektor telekomunikasi diproyeksi mendapat katalis tambahan saat Ramadan dan Lebaran. Sebab pada momen tersebut trafik data diproyeksi meningkat. Senior Equity Research Kiwoom Sekuritas Sukarno Alatas mengatakan, potensi peningkatan lonjakan trafik Ramadan secara historis berada di kisaran 15% sampai 20%, dengan trafik broadband Telkomsel tercatat meningkat sekitar 12% dibanding saat kondisi hari biasanya dan naik...
HargaPer.com - Murah &Terbaik Murah &Terbaik-JAKARTA. Bank Indonesia (BI) menyebut, di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi dan fragmentasi ekonomi dunia yang semakin kompleks, sistem keuangan Indonesia tetap berada dalam kondisi yang kuat dan stabil. Ketahanan perbankan dan industri keuangan kita terjaga, likuiditas memadai, dan ruang penyaluran kredit terbuka untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi. Hal ini tercermin dari, pertumbuhan kredit sebesar 9,69%...
HargaPer.com - Murah &Terbaik Murah &Terbaik - JAKARTA. Saham-saham sektor barang baku terus menunjukkan tajinya pada awal 2026. Hal ini terlihat dari kinerja indeks sektor barang baku atau IDX Basic Materials yang melesat signifikan. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IDX Basic Materials tumbuh 19,79% year to date (ytd) ke level 2.465,343 hingga Jumat (27/2/2026). IDX Basic Materials pun menjadi indeks sektoral dengan kinerja terbaik sejauh tahun 2026 berjalan,...