HargaPer.com - Murah &Terbaik Murah &Terbaik - JAKARTA. Tekanan di pasar saham membuka peluang pergeseran dana investor ke aset lindung nilai seperti emas. Untuk diketahui, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat anjlok hingga 16,7% dalam dua hari terakhir, setelah MSCI memperingatkan adanya kemungkinan penurunan status Indonesia dari pasar berkembang (emerging market) menjadi pasar frontier. Bank investasi global Goldman Sachs dan UBS juga menurunkan rekomendasi saham...
HargaPer.com - Murah &Terbaik Murah &Terbaik - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan berkantor di Bursa Efek Indonesia mulai Jumat (30/1/2026). Langkah ini diambil di tengah gejolak Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG usai kebijakan Morgan Stanley Capital International (MSCI). Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyebut kehadiran langsung OJK di BEI bertujuan mempercepat perbaikan tata kelola pasar modal. Fokus diarahkan pada transparansi dan integrasi pasar....
HargaPer.com - Murah &Terbaik Murah &Terbaik – JAKARTA. Prospek emiten alat kesehatan diproyeksi tetap cerah pada 2026 seiring ekspansi layanan kesehatan nasional dan peningkatan kapasitas rumah sakit daerah. Pertumbuhan sektor ini juga ditopang kenaikan anggaran kesehatan pemerintah yang fokus pada peremajaan fasilitas di wilayah regional. Head of Research KISI Sekuritas, Muhammad Wafi, menilai sektor alat kesehatan bersifat defensif dengan peluang pertumbuhan yang masih...
HargaPer.com - Murah &Terbaik Murah &Terbaik – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 659,67 poin atau 7,35% ke 8.320,55 pada akhir perdagangan Rabu (28/1/2026). Sejumlah analis memberikan rekomendasi teknikal saham BRIS, ANTM dan INDF untuk perdagangan Kamis (29/1/2026). Simak potensi pergerakan saham lengkapnya: 1. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) BRIS ditutup terkoreksi 5,83% secara harian ke Rp 2.100 pada Rabu (28/1/2026). Koreksi dan breakdown...
HargaPer.com - Murah &Terbaik Murah &Terbaik - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengumumkan rencana pembelian kembali saham (shares buyback) dengan nilai maksimal Rp 5 triliun. Aksi korporasi ini akan dilakukan terhadap saham perseroan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menjelaskan, buyback saham dilakukan untuk mendukung stabilitas pasar modal, meningkatkan kepercayaan investor, serta...
IHSG memiliki peluang melakukan penguatan jangka pendek. Namun, investor tetap perlu waspada karena koreksi besar belum sepenuhnya selesai.
BCA berencana buyback saham hingga Rp5 triliun setelah saham turun 6%. Rencana ini akan dibahas dalam RUPST pada 12 Maret 2026 dan berlangsung 12 bulan.