Jenis Pintu Enginering Dan Pintu Kayu Solid


Jenis Pintu Enginering Dan Pintu Kayu Solid – Semua orang tentu sudah familiar dengan pintu. Pintu menjadi salah satu bagian tak terpisahkan dari bangunan yang menjadi akses bagi seseorang untuk keluar ataupun masuk gedung, rumah, kantor, dan lain sebagainya. Seiring dengan berjalannya waktu jenis pintu semakin beragam, baik dari segi tampilan maupun materialnya.

Salah satu jenis pintu yang populer di tengah masyarakat adalah pintu kayu. Bisa dibilang pintu ini menjadi salah satu yang sudah lama hadir dan paling diminati oleh kebanyakan orang. Biasanya pintu kayu digunakan pada rumah, sekolah, atau kantor.



Jika dicermati lebih jauh, pintu kayu sebenarnya bisa dibagi menjadi beberapa macam. Seperti pintu kayu solid dan pintu kayu engineering. Anda mungkin masih asing dengan keduanya dan ingin tahu apa perbedaan keduanya. Berikut kita bahas kedua jenis pintu kayu ini.

Baca juga: Harga Pintu WPC Berbagai Merk

Apa itu Pintu Kayu Engineering

Secara singkat pintu engineering adalah pintu yang dibuat dari kayu yang diproses atau diolah, disusun, dan diberi lapisan veneer sehingga menjadi sebuah pintu. Pintu engineering dibuat untuk mengolah limbah kayu tak terpakai sehingga memiliki nilai guna. Di samping itu pintu engineering juga menjadi jawaban atas permasalahan pada pintu kayu solid, seperti bentuknya yang bisa menyusut, melengkung, dan sebagainya.

Kelebihan Pintu Engineering

  1. Lebih tahan susut dan melengkung
  2. Ramah lingkungan karena memakai kayu sisa dari pabrik
  3. Lebih bervariasi dan mempunyai tampilan menarik
  4. Tahan rayap
  5. Bisa finishing melamine ataupun cat duco
  6. Dapat meredam suara

Kekurangan Pintu Engineering

  1. Tidak dapat diserut atau triming lebih dari 5 mm kanan dan kiri
  2. Lapisan veneer mudah mengelupas jika lembap
  3. Susunan kayu bisa retak jika kualitas lem buruk

Proses Pembuatan Pintu Engineering

Untuk bisa menciptakan sebuah pintu engineering dari material kayu, maka kita perlu memahami bagaimana teknik atau proses pembuatannya. Ada serangkaian tahap yang perlu dilakukan. Akan tetapi kami tidak akan menjelaskannya secara detail. Sebagai gambaran berikut tahapan umum dalam membuat pintu engineering:

  1. Kayu yang akan dibuat menjadi pintu engineering harus melewati proses oven sampai kadar airnya mencapai 12% saja.
  2. Setelah dioven, kayu dibelah dan dipotong sesuai dengan ukuran yang dikehendaki.
  3. Langkah selanjutnya adalah memberikan lem dan merekatkan beberapa batang kayu (joint laminating), sehingga menjadi papan yang dapat dipakai untuk isian pintu ataupun slimar.
  4. Sesudah itu papan tersebut dilapisi veneer sesuai keinginan. Proses pelapisan veneer ini tidak harus diakhir proses, namun juga bisa dilakukan sebelum proses perakitan atau assembly.

Supaya lebih jelas Anda bisa melihat bagian kayu engineering pada gambar di bawah ini.