Ketuk (X) Untuk Menutup

Selamat Datang

Di HARGAPER COM

×

Harga Kayu Ulin Per Kubik Dan Batangan (Balok)


Pada artikel ini kami berikan informasi seputar harga kayu ulin yang bisa Anda simak. Akan tetapi terlebih dahulu kita bahas informasi yang berkaitan dengan kayu ini.

Baca juga: Harga Kayu Kalimantan Per Kubik

Sekilas tentang Kayu Ulin

Kayu ulin memiliki sebutan lain yakni bulian atau kayu besi. Kayu ini merupakan tanaman asli Kalimantan. Sudah disinggung bahwa kayu ini sering dipakai untuk bangunan. Mulai dari konstruksi jembatan, rumah, tiang listrik, bahkan perkapalan. Menariknya kayu ini termasuk jenis pohon besar yang tingginya bisa menembus 50 meter, dengan diameter 120 cm.

Kayu ini memiliki karakter tahan terhadap perubahan suhu, kelembapan, maupun pengaruh air laut. Selain itu kayu ini mempunyai sifat keras dan berat. Itulah kenapa kayu ini disebut kayu besi. Karena materialnya memang sangat kuat, sehingga tahan banting dibandingkan jenis lainnya. Karena materialnya yang kuat kayu ini juga tidak mudah dimakan rayap.

Manfaat Kayu Ulin

Ketika mendengar namanya sebagian besar orang akan langsung tahu bahwa kayu ini sering dipakai untuk bangunan. Akan tetapi tidak hanya itu saja, masih ada beberapa manfaat lain yang bisa didapatkan dari kayu ini. Berikut kami jelaskan selengkapnya untuk Anda.

Mempunyai Nilai Ekonomi Tinggi

Kayu ulin tidak hanya memiliki kualitas yang bagus, namun juga nilai yang sangat baik. Banyak sekali orang yang memilih kayu ini sebagai bahan utama dalam konstruksi bangunan, terutama bangunan rumah. Di Kalimantan kayu ini sering digunakan sebagai bahan konstruksi utama dalam membuat rumah adat berbentuk panggung.

Tidak sebatas konstruksi saja, kayu ulin juga biasa dimanfaatkan untuk bahan pembuatan kerajinan, termasuk furnitur rumah. Bahkan tunggak pohon ulin yang sudah mati masih bisa dipakai untuk kerajinan ukir yang mempunyai nilai tinggi.

Tidak cukup sampai di situ saja, fosil kayu ulin yang sudah membatu juga bisa dipakai untuk bahan pembuatan perhiasan. Untuk diketahui, fosil ini sering ditemukan di dalam hutan. Bahkan tidak sedikit yang berpendapat bahwa kayu ini mempunyai tekstur dan guratan yang lebih eksotis dibandingkan dengan batu permata. Terlebih material kayu ini bisa diperoleh dengan mudah dan lebih ringan untuk dibuat sebagai perhiasan.