Pekerjaan Profesi Kontraktor Dalam Proyek Konstruksi


Pekerjaan Profesi Kontraktor Dalam Proyek Konstruksi – Bagi Anda yang sekarang ini berencana untuk membangun rumah, gedung, apartemen, atau properti apapun itu maka sangat disarankan untuk menggunakan jasa kontraktor. Hal ini penting untuk dilakukan karena pembangunan suatu bangunan tidak boleh dilakukan secara sembarangan.

Pembangunan rumah harus direncanakan sebaik mungkin supaya waktu, anggaran, dan material yang Anda miliki tidak dikeluarkan secara sia-sia. Namun jika Anda masih mengalami kebingungan maka sebaiknya menggunakan jasa kontraktor.  Lalu apa yang dimaksud dengan jasa kontraktor ? Berikut ini adalah pembahasan mengenai kontraktor.

Baca juga: Tahapan Proyek Konstruksi Bangunan atau Jalan

Mengenal Profesi Kontraktor

Kontraktor merupakan perseorangan atau badan usaha penyedia jasa dalam pelaksanaan pembangunan gedung ataupun rumah. Kebanyakan orang menyebutnya sebagai pemborong. Sebagai tenaga ahli, kontraktor diharuskan memiliki latar belakang yang luas dalam bidang pembangunan.

Selain ilmu teknik seperti teknik sipil, arsitektur, eksterior dan lanskap, kontraktor diharuskan untuk memahami masalah keuangan dan manajerial. Ilmu dan pengetahuan yang dimiliki oleh seorang kontraktor akan sangat berpengaruh terhadap kelancaran pembangunan nantinya.

Baca juga: Pengertian BIM (Building Information Modeling)

Tugas dan Tanggung Jawab Seorang Kontraktor

Secara garis besar, berikut ini adalah tugas dan peran dari kontraktor:

  • Saat menjalankan tugasnya, kontraktor harus memastikan bahwa pengerjaan dan pelaksanaan konstruksi sesuai dengan rencana spesifikasi dan peraturan yang sudah disebutkan dalam surat perjanjian.
  • Menyusun laporan mengenai kemajuan proyek yang sedang dikerjakan. Laporan ini meliputi laporan harian, mingguan, dan bulanan untuk diberikan pada pemilik proyek.
  • Menyediakan bahan atau material, peralatan, tenaga kerja yang berpengalaman, dan tempat yang dibutuhkan untuk mendukung kelancaran proses pembangunan.
  • Memperhatikan masalah waktu, biaya anggaran dan keselamatan para tukang atau pekerja.
  • Sebagai penanggung jawab sepenuhnya atas kegiatan pembangunan dan memantau pelaksanaan di lapangan.
  • Menjalankan semua pekerjaan sesuai dengan jadwal yang sudah disepakati.

Baca juga: Daftar Software Aplikasi BIM Terbaik

Standar Kompetensi Profesi Kontraktor

Pemilihan kontraktor untuk dijadikan sebagai parter harus dilakukan secara selektif. Hal ini karena memang pemilihan kontraktor akan sangat mempengaruhi proses pekerjaan mulai dari awal sampai akhir sehingga akan menentukan hasil akhir dari pembangunan.

Kesalahan dalam pemilihan kontraktor sudah pasti akan merugikan pihak pemilik bangunan. Salah satu masalah yang sering ditimbulkan akibat salah dalam memilih kontraktor adalah kualitas bangunan yang kurang sesuai atau bahkan buruk. Sehingga perlu dilakukan perbaikan atau renovasi yang sudah pasti membutuhkan banyak biaya.

Maka dari itu, berikut ini kami akan memberikan acuan yang bisa diterapkan dalam pemilihan kontraktor yang tepat:

  • Kontraktor harus memiliki latar pendidikan teknik yang baik. Misalnya saja dengan memilih kontraktor yang sudah lulus dari pendidikan teknik sipil ataupun arsitektur karena dinilai memiliki pemahaman yang bagus mengenai proses pembangunan dan desain rumah.
  • Pengalaman kerja. Pengalaman kerja yang dimiliki oleh seorang kontraktor dapat mempengaruhi ketelitian pekerjaan dan waktu yang diperlukan saat melakukan pembangunan. Kontraktor yang sudah mempunyai jam kerja tinggi sudah pasti mampu menyelesaikan pekerjaan secara lebih cepat, namun tetap mengutamakan kualitas dari pekerjaan.

Baca juga: Analisa Dan Contoh RAB Atap Baja Ringan

Informasi Gaji Kontraktor

Gaji yang diterima oleh seorang kontraktor sudah pasti berbeda-beda. Hal ini tergantung dari masa kerja dan jabatan. Selain itu, kontraktor juga terbagi dalam beberapa jenis pembangunan. Beberapa diantaranya adalah konstruksi, manufactur, minyak dan gas, pertambangan, petrokimia dan pembangkit listrik.