Kendaraan masuk Solo via Tol Ngemplak naik 15 persen

PT JASAMARGA Solo Ngawi (JSN), pengelola Ruas Jalan Tol Ngawi-Solo atau Solo-Ngawi, mencatat lebih dari 108.550 ribu kendaraan memasuki kota Solo melalui Gerbang Tol (GT) Ngemplak, Boyolali sejak H-7 Natal 2025 hingga malam pergantian tahun 2025-2026 atau 18 sampai dengan 31 Desember 2025. Kondisi ini naik 15 persen bila dibandingkan dengan lalu lintas normal sebanyak 178.146 kendaraan.

Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi, Mery Natacha Panjaitan mengemukakan sampai dengan malam pergantian tahun untuk lalu lintas yang memasuki kota Solo melalui GT Ngemplak masih didominasi oleh kendaraan pribadi atau Golongan 1.

“Kami mencatat total kendaraan yang melintas baik yang masuk maupun yang keluar melalui GT Ngemplak periode tersebut sejumlah 205.183 kendaraan,” ujar Mery kepada wartawan di Solo, Jawa Tengah, Jumat, 2 Januari 2026.

Ia mengatakan peningkatan lalu lintas kendaraan tertinggi terjadi pada H+2 atau tanggal 27 Desember 2025 yakni sebanyak 19.168 kendaraan. Sementara itu untuk volume lalu lintas yang keluar melalui semua GT ruas Solo-Ngawi (7 GT-Bandara Adi Soemarmo, Ngemplak, Gondangrejo, Karanganyar, Sragen, Sragen Timur, dan Ngawi) pada periode yang sama tercatat sejumlah 839.702 kendaraan.

“Jumlah tersebut naik sebesar 27 persen atau 661.294 kendaraan dibandingkan dengan kondisi normal,” ungkap dia.

Mery menambahkan perusahaan telah mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas dengan mengoptimalkan layanan operasional di seluruh ruas Jalan Tol Solo-Ngawi seperti penambahan Petugas untuk mempercepat pelayanan transaksi di gerbang tol, mengaktifkan Gardu Oblique Approach Booth (OAB), serta penambahan petugas layanan pengaturan area parkir dan kebersihan toilet di rest area sepanjang ruas Solo Ngawi.

“PT Jasamarga Solo Ngawi berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jalan selama periode libur Nataru. Berbagai langkah antisipatif telah kami lakukan, mulai dari kesiapan petugas, optimalisasi gardu transaksi, hingga memastikan seluruh fasilitas pendukung berfungsi dengan baik,” kata Mery menambahkan.

Selama periode Nataru, PT Jasamarga Solo Ngawi juga meningkatkan koordinasi dengan kepolisian, serta seluruh service provider untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan. Selain itu, kesiapan sarana dan prasarana, termasuk rest area, layanan derek, dan fasilitas informasi lalu lintas, terus disiapkan selama 24 jam.

“PT Jasamarga Solo Ngawi mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, saldo uang elektronik cukup dan mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan,” kata Mery.

Jika pengemudi lelah berkendara, lanjut dia, sebaiknya beristirahat di tempat yang telah disediakan. Ia meminta agar pengendara tetap berhati-hati dan menaati peraturan yang berlaku di jalan tol.

Pilihan Editor: Kunjungan Wisatawan ke Bali Naik

You might also like