Dirjen Pajak jelaskan soal tunjangan pajak untuk swasta

DIREKTUR Jenderal Pajak Bimo Wijayanto menyatakan bahwa tunjangan pajak juga dapat dinikmati oleh swasta. Pernyataan itu diungkap Bimo usai ramai polemik Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara, TNI, dan Polri yang dapat pembebasan pajak sedangkan karyawan swasta tidak.

“Terkait dengan yang lagi mencuat di media, terkait pertanyaan kenapa yang ditanggung pemerintah itu hanya PPh (pajak penghasilan) pasal 21 untuk ASN, TNI dan Polri, ini sebenarnya bisa saya sampaikan bahwa di sektor swasta juga ada fasilitas tunjangan pajak,” ucap Bimo saat media briefing di Jakarta, Kamis, 5 Maret 2026.

Bimo menyatakan tunjangan pajak swasta diberikan dengan cara berbeda. “Pajak yang ditanggung oleh pemberi kerja biayanya bisa dikurangkan, deductible expenses,” ucapnya.

Mengutip penjelasan resmi di akun instagram Direktorat Jenderal Pajak, karyawan bisa menikmati THR utuh bila perusahaan memiliki kebijakan menanggung PPh pasal 21 karyawan dengan memakai skema gross up atau tunjangan pajak. Menanggung PPh 21 akan menaikkan biaya perusahaan namun biaya tersebut dapat mengurangi penghasilan bruto (deductible).

Sebelumnya ramai pembahasan di jagat maya soal ketimpangan pemberian potongan pajak tunjangan hari raya. Warganet mempertanyakan mengapa ada potongan pajak THR untuk aparatur sipil negara sedangkan THR pekerja swasta dikenakan pajak.

Pungutan pajak atas THR tergolong dalam kategori PPh Pasal 21. Adapun tunjangan hari raya ASN, TNI Polri bebas pajak karena ditanggung oleh pemerintah mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 105 tahun 2025. Sedangkan bagi pekerja non-ASN, penghitungan potongan pajak THR mengacu pada mekanisme tarif efektif rata-rata (TER).

Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak Yon Arsal menyatakan tak ada pajak tambahan yang dikenakan untuk THR. Hanya saja, sebelum aturan ini diterapkan, beban pajak ditumpuk akhir tahun. Saat ini merata hampir setiap bulan, sehingga terasa lebih besar. Dengan skema ini, beban pajak di Desember tak akan menumpuk.

Pilihan Editor: Seberapa Besar THR ASN Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

You might also like