Donald Trump beli surat utang Netflix dan Warner Bros

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan membeli sekitar US$ 100 juta atau setara Rp 1,68 triliun (dengan asumsi kurs rupiah 16.887 per dolar AS) obligasi pemerintah dan korporasi. Surat utang yang dibeli sepanjang November-Desember 2025 itu termasuk obligasi Netflix dan Warner Bros.

Investasi itu terkuak lewat dokumen pengungkapan keuangan yang dirilis oleh Kantor Kepresidenan AS atau White House. Trump membeli obligasi korporasi yang diterbitkan oleh Netflix dan Warner Bros dengan nilai masing-masing sekitar US$ 1 juta. Mengutip The Hollywood Reporter, obligasi tersebut dibeli beberapa hari setelah Netflix mengumumkan kesepakatan senilai US$ 83 miliar untuk mengakuisisi Warner Bros.

Gedung Putih merilis pengungkapan tersebut pada Kamis 15 Januari 2026 malam waktu AS. Dokumen mencantumkan puluhan transaksi pembelian dengan nilai sekitar US$ 100 juta sepanjang November dan Desember, termasuk utang yang dibeli dari dua perusahaan hiburan tersebut.

Laporan keuangan tersebut tidak mencantumkan nilai pasti setiap pembelian, namun memaparkan kisaran yang dibeli. Menurut laporan, Trump membeli dua seri obligasi Netflix, dengan pembelian tahap pertama senilai antara US$ 250.001-500.000 pada 12 Desember, dan pembelian kedua pada 16 Desember dengan nilai yang sama. Obligasi Netflix tersebut akan jatuh tempo pada November 2029.

Selain itu, Trump membeli obligasi yang diterbitkan oleh Discovery Communications LLC, anak perusahaan Warner Bros. Discovery (WBD). Surat utang yang pertama dibeli pada 12 Desember dengan nilai antara US$ 250.001-$500.000, dan pembelian kedua dilakukan pada 16 Desember dengan nilai terdaftar antara $250.001-$500.000. Obligasi WBD akan jatuh tempo pada 2030.

Meski demikian, seorang pejabat Gedung Putih mengatakan bahwa investasi tersebut dikelola lembaga keuangan independen. Trump maupun anggota keluarganya tidak memiliki kemampuan untuk mengarahkan, mempengaruhi, atau memberikan masukan mengenai cara portofolio diinvestasikan atau kapan investasi dibeli atau dijual.

Sebelumnya Netflix telah mengonfirmasi kesepakatan akuisisi Warner Bros pada pekan awal Desember 2025. Akuisisi WBD oleh Netflix mencakup layanan pada platform HBO Max dan HBO, serta katalog acara televisi dan film. “Bersama-sama, kami dapat memberi penonton lebih banyak dari apa yang mereka sukai dan membantu menentukan penceritaan abad berikutnya,” kata CEO Bersama Netflix, Ted Sarandos dalam keterangan pers Jumat, 5 Desember 2025, seperti dikutip dari Antara.

Proses penggabungan ditargetkan rampung pada kuartal ketiga 2026. Setelah Warner Bros. Discovery menyelesaikan pemisahan divisi jaringan globalnya, Discovery Global, menjadi perusahaan publik baru.

Pilihan Editor: Trump vs Aktor Hollywood Buntut Penculikan Presiden Maduro

You might also like