IHSG masih kejar level 9.000, waspada tekanan jual

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguji level psikologis 9.000 pada perdagangan Kamis (8/1/2026), setelah indeks ditutup menguat 0,13 persen ke level 8.944 di perdagangan Rabu kemarin.

Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyebut pergerakan IHSG saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii], yang membuka peluang lanjutan kenaikan.

Dengan struktur tersebut, area penguatan diproyeksikan berada di kisaran 8.994-9.077.

“Saat ini posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii], sehingga dapat dicermati area penguatan pada rentang 8,994-9,077,” ujar Herditya dalam analisis hariannya.

Baca juga: BEI Bersiap Perketat Aturan Free Float, Apa Artinya bagi Saham dan Investor di Bursa?

Namun demikian ia menilai risiko koreksi tetap perlu dicermati.

Tekanan jual berpeluang membawa IHSG terkoreksi ke area 8.777-8.879.

Adapun level support IHSG berada di 8.867 dan 8.776, sementara resistance terdekat tercatat di 8.960 dan 8.996.

Rekomendasi Saham

Saham apa saja yang dapat dicermati pada perdagangan hari ini di Bursa Efek Indonesia?

Berikut rekomendasi saham hari ini dari MNC Sekuritas:

Saham PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) direkomendasikan buy on weakness dengan harga penutupan Rp 2.770.

Pergerakan saham AUTO saat ini berada pada bagian dari wave [c] dari wave B, yang mengindikasikan masih terbukanya peluang penguatan lanjutan setelah fase koreksi mereda.

Saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) ditutup di level 8.050 dan juga masuk dalam rekomendasi buy on weakness. ICBP berada pada bagian dari wave [v] dari wave C, yang mencerminkan fase akhir dari tren naik, namun masih menyisakan ruang kenaikan dalam jangka pendek.

Rekomendasi serupa diberikan kepada saham PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) yang ditutup di level 3.490.

JSMR diperkirakan berada di awal wave (iii) dari wave [i] dari wave C, sebuah fase yang umumnya menandai awal penguatan harga.

Adapun saham PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) ditutup di level 1.785 dan direkomendasikan speculative buy. WIIM berada di akhir wave (i) dari wave [v], yang mengindikasikan potensi pergerakan lanjutan, namun dengan risiko volatilitas yang relatif lebih tinggi.

Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Seluruh rekomendasi berasal dari analis sekuritas. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab investor. Pastikan melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan.

You might also like