Pebedaan Antara Akrilik Dengan Kaca

Pebedaan Antara Akrilik Dengan Kaca – Akrilik adalah salah satu material yang pada umumnya digunakan sebagai bahan dasar dalam membuat beberapa produk interior seperti furniture ataupun produk eksterior dari suatu konstruksi atau bangunan. Material ini terbuat dari bahan plastik (Polimetil Metakrilat) yang tembus pandang akan tetapi memiliki sifat yang lentur.

Selain itu akrilik juga memiliki sifat yang tidak mudah pecah dan ketahanan yang kuat serta memiliki harga yang cukup terjangkau sehingga dapat dikatakan bahwa akrilik ini merupakan material pilihan dan sering digunakan sebagai digunakan sebagai material dekorasi rumah seperti pengaplikasian pada perabotan maupun kitchen set yang memang mudah pecah.

Kaca merupakan salah satu zat tembus cahaya dan jernih yang terjadi apabila tanah kersik dalam bentuk pasir kwarsa dan batu api yang ditumbuk atau batu pasir yang dilebur bersamaan dengan beberapa zat kimia. Kaca merupakan salah satu material yang dibutuhkan oleh manusia.

 

Hal tersebut dikarenakan sifatnya yang tembus pandang dan juga memantulkan pandangan sebuah benda atau seseorang sehingga kaca dapat sangat bermanfaat bagi orang banyak terutama untuk menghias suatu bangunan atau konstruksi serta beberapa perabotan lainnya.

Dimana antara akrilik dan kaca ini secara sekilas memang terlihat sama persis, dimana kedua material ini sama – sama tidak bewarna atau biasa disebut dengan transparant. Mungkin ketika dilihat secara bersamaan akan sulit untuk dibedakan, akan tetapi bila telah meraba permukaannya akan mudah dalam mengetahui mana yang lembaran akrilik serta mana juga yang merupakan lembaran kaca. Pada artikel ini akan membahas mengenai perbedaan antara kedua material tersebut.

Perbedaan Akrilik dengan Kaca

Kaca

Akrilik

Dapat menyerap sinar atau cahaya, sehingga ketebalannya berpengaruh terhadap tingkat transparasinyaTidak terlalu menyerap cahaya meskipun semakin tebal, tapi tingkat transparasi tidak berubah
Kaca memiliki sifat yang buruk yaitu memiliki struktur yang getas, sehingga dapat menyebabkan daya kejut pada material ini yang dapat membuatnya pecah berkeping – kepingMemiliki sifat elastis dan juga lebih fleksibel sehingga secara teknis memiliki ketahanan yang lebih baik dari hentakan tekanan dinamika air
Mudah sekali kotor dan ditumbuhi oleh lumutAman apabila digunakan untuk menyimpan makanan karena mikoorganisme tidak dapat hidup dan berkembang biak dipermukaannya.
Karena tersusun dari partikel – partikel yang sangat rapat yang dapat membuatnya menjadi getas dan memiliki bobot yang lebih beratTerbuat dari plastik sehingga memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan dengan kac
Memiliki harga yang mahal dibanding akrilikMemiliki harga yang lebih terjangkau dibanding kaca

 

Demikian artikel kali ini yang telah membahas mengenai kedua material yang saat ini tengah populer dan diminati oleh sebagian orang yaitu kaca dan akrilik, dimana keduanya memang terlihat mirip akan tetapi keduanya memiliki beberapa perbedaan yang signifikan. Semoga informasi kali ini dapat membantu anda dalam mengetahui perbedaan antara kedua material tersebut.

You might also like