ASDP catat 183 ribu penumpang dari Jawa melintas ke Sumatera

ASDP mencatat 183 ribu orang menyebrang dari Pulau Jawa ke Sumatera pada sejak H-10 hingga H-5 Natal. Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo mengatakan angka tersebut naik satu persen dari periode tahun sebelumnya, kemudian jumlah kendaraan yang menyebrang 47.328 unit atau naik 5,2 persen.

“Karena itu, ASDP terus memperkuat pemantauan dan melakukan berbagai langkah pengaturan operasional di kawasan pelabuhan untuk memastikan kelancaran layanan,” katanya dalam keterangan tertulis pada Minggu, 21 Desember 2025.

Berdasarkan data Posko Merak (Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan Bandar Bakau Jaya/BBJ Bojonegara), selama 24 jam pada H-5 (20 Desember 2025 pukul 00.00–23.59 WIB), tercatat 41 unit kapal beroperasi melayani penyeberangan. Total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera selama arus mudik Natal mencapai 39.728 orang, meningkat 3,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 38.476 orang.

Sebaliknya, berdasarkan data Posko Bakauheni pada H-5, tercatat 35 unit kapal beroperasi. Total penumpang dari Sumatera ke Jawa mencapai 33.519 orang, naik 4,6 persen.

Jumlah kendaraan pada H-5 dari Pulau Jawa ke Sumatera mencapai 9.613 unit, meningkat 4,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 9.181 unit. Lalu kendaraan yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa tercatat 7.809 unit, meningkat 5,2 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024.

Kepadatan kendaraan tercatat pada jam utama check-in, yaitu pukul 20.00–02.00 WIB serta 08.00–11.00 WIB, yang banyak dipilih pengguna jasa. “Peningkatan arus sejalan dengan pola pergerakan Nataru pada tahun-tahun sebelumnya, di mana puncak lalu lintas penyeberangan Jawa–Sumatera umumnya terjadi pada rentang H-5 hingga H-1,” ucap Heru Widodo.

Corporate Secretary ASDP Windy Andale mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan menghindari waktu-waktu padat guna meminimalisir antrean di pelabuhan. Pembelian tiket kapal ferry dapat dilakukan melalui aplikasi Ferizy mulai H-60 sampai H-1 kenerangkatan.

“Kami mengimbau pengguna jasa, khususnya yang melalui Pelabuhan Ciwandan, untuk melakukan pembelian tiket paling lambat H-1 melalui Ferizy sebelum keberangkatan,” ujar Windy.

ASDP akan terus melakukan langkah antisipatif melalui kesiapan armada, penguatan layanan operasional, serta pengaturan lalu lintas di area pelabuhan. Langkah ini untuk memastikan pelayanan tetap optimal di tengah meningkatnya mobilitas Natal dan tahun baru.

Pilihan Editor: Peluang Cuan dari Bisnis Olahraga

You might also like