
HargaPer.com – Murah &Terbaik JAKARTA. PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) akan melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu V. Aksi korporasi yang kerap disebut dengan rights issue ini akan menawarkan 86.708.416.254 saham biasaseri E dengan nominal Rp 12 per saham.
Ketentuan penerima dari saham baru adalah setiap pemegang dua saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham pada tanggal 4 Juni 2026 pukul 16.00 WIB akan berhak mempunyai satu HMETD. Di mana satu satu HMETD berhak membeli satu saham baru.
“Dalam RUPS tanggal 27 Februari 2026 dengan hasil keputusan menyetujui penambahan modal ditempatkan dan disetor Perseroan melalui PMHMETD V dengan penerbitan HMETD sebanyak-banyaknya 90 miliar saham,” papar manajemen dalam keterbukaan informasi.
Mitra Keluarga (MIKA) Siapkan Rp 1 Triliun Buyback Saham, Target Laba per Saham Naik
Dana hasil dari rights issue akan digunakan untuk memberi pinjaman kepada anak perusahaan, PT Bakrie Toll Indonesia (BTI) sebesar Rp 4,36 triliun. Dana tersebut kemudian akan digunakan Bakrie Toll untuk membayar sebagian pinjaman kepada Hartman Internatonal Pte Ltd sebesar Rp 3,66 triliun. Dan sebesar Rp 700 miliar akan digunakan Bakrie Toll untuk membayar pinjaman kepada PT Bank Nationalnobu Tbk.
Selanjutnya dana rights issue akan digunakan untuk membayar seluruh pinjaman kepada PT Bank Mayapada International Tbk sebesar Rp 1,09 triliun.
BNBR juga akan menggunakan dana rights issue sebesar Rp 300 miliar untuk pinjaman kepada PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT) yang akan dipakai membangun rest area jalan tol Cimanggis Cibitung. Dan sisanya akan digunakan modal kerja perusahaan ini.
Jika menggunakan acuan rencana penggunaan rights issue maka total dana yang dibutuhkan oleh BNBR minimal sebesar Rp 5,76 triliun.
Adapun jadwal rights issue V BNBR sebagai berikut :