
HargaPer.com – Murah &Terbaik JAKARTA. Di awal tahun 2026, saham tambang yang dimiliki grup Bakrie menjadi saham paling banyak dibeli asing. Pada Jumat 2 Januari 2026, tiga saham grup Bakrie yakni saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA).
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melanjutkan penguatan pada awal tahun 2026. Harga BUMI pada 2 Januari 2026 menguat 14,75% di level Rp 420 per saham.
Kenaikan harga saham BUMI didukung aksi beli asing. Pada Jumat saham aksi beli bersih asing alias net buy tercatat sebesar Rp 889,3 miliar.
WIKA Digugat Rp 1,51 Miliar, Sisa Tagihan Proyek Jadi Biang Kerok
Tren penguatan saham BUMI tersebut terjadi sejak 2025. Di mana dalam setahun harga saham BUMI telah naik 238,71%.
Posisi harga saham BUMI tersebut membuat target yang dipasang analis makin terlampaui. Berdasarkan data Bloomberg, dari tiga analis yang cover saham BUMI rata-rata hanya menargetkan di Rp 300. Namun belum ada update dari analis bagaimana proyeksi kinerja BUMI lebih lanjut.
Saham grup Bakrie yang banyak dibeli asing pada Jumat (2/1/2026) adalah BRMS. Saham BRMS diakumulasi asing dengan nilai net buy sebesar Rp 252,5 miliar.
Saham BRMS akhir pekan lalu ditutup naik 7,27% menjadi Rp 1.180 per saham. Kenaikan tersebut melanjutkan tren penguatan dalam setahun yang meningkat 173,15%.
Tren harga tersebut membuat target harga yang dibuat analis terlampaui. Target saham BRMS menurut data Bloomberg rata-rata memasang target harga Rp 1.143. Target tersebut didapat 16 analis, dimana 14 analis menyarankan buy dan dua analis rekomendasi hold.
Saham SINI Lanjut Menguat Meski Anak CUAN Beli di Harga Rendah
Analis yang baru memperbarui target saham BRMS pada 24 Desember 2025 adalah OCBC Sekuritas, Devi Harjoto yang rekomendasi saham BRMS buy dengan target harga Rp 1.300 per saham.
Selanjutnya saham DEWA juga tercatat menjadi saham paling banyak dibeli asing dengan net buy sebesar Rp 204,1 miliar.
Pergerakan saham DEWA naik 11,94% menjadi Rp 750 per saham. Kenaikan tersebut membuat saham DEWA meningkat 530,25% dalam setahun.
Tren harga saham DEWA tersebut membuat target saham dalam konsensus Bloomberg terlampaui. Di mana 11 analis rata-rata memasang target saham DEWA di Rp 734,83 per saham.
Analis yang baru memperbarui target saham pada 2 Januari 2026 adalah BCA Sekuritas, Hernanda Cahyo yang menargetkan saham DEWA bisa mencapai ke level Rp 1.100 per saham
Incar Proyek Waste to Energy Danantara, Boston (SOFA) Ubah Bisnis Anak Usaha