
HargaPer.com – Murah &Terbaik JAKARTA. Perusahaan teknologi energi global SLB dan Star Energy Geothermal, anak usaha PT Barito Renewables Tbk (BREN), resmi mengumumkan penandatanganan sejumlah perjanjian dan kerangka kerja kolaborasi untuk mendukung proyek pengembangan panas bumi serta penerapan teknologi masa depan, baik di Indonesia maupun di luar negeri.
Kolaborasi antar dua perusahaan tersebut mencakup desain dan perencanaan pengembangan lapangan pada proyek pengembangan panas bumi Sekincau di Indonesia, serta kerangka kerja kolaborasi untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan merencanakan peluang panas bumi pada masa depan, termasuk di kawasan Amerika Utara sekaligus menyediakan layanan pengeboran terintegrasi penuh untuk tahap pengembangan proyek Sekincau.
Asal tahu saja, Star Energy Geothermal merupakan pengembang dan operator panas bumi yang memiliki pengalaman mendalam dalam pengembangan dan operasional sumber daya panas bumi.
Saham Baru IDX80 Februari–April 2026 Masih Tertekan, Cek Peluang BREN, CUAN & HRTA
Perjanjian ini menandai fase baru dalam hubungan antara SLB dan Star Energy Geothermal yang dibangun di atas kolaborasi teknologi sebelumnya dan bergerak menuju perencanaan serta pelaksanaan di tingkat proyek, di mana teknologi, keahlian teknis, dan kapabilitas eksekusi SLB diterapkan untuk meningkatkan kinerja di seluruh siklus hidup proyek.
“Indonesia memiliki potensi untuk membentuk masa depan energi panas bumi secara global, dan kami melihat peran kami sebagai upaya mengubah potensi tersebut menjadi dampak nyata,” ujar Hendra Tan, Presiden Direktur Barito Renewables Energy sekaligus Group CEO Star Energy Geothermal dalam keterbukaan informasi, Senin (23/2/2026).
Dia menambahkan, kolaborasi ini menandai langkah tegas dalam membangun keahlian yang berakar di Indonesia dan dapat diperluas ke tingkat internasional.
Dengan menggabungkan kapabilitas operasional Star Energy Geothermal yang telah teruji dengan kekuatan global SLB dalam aspek subsurface dan eksekusi, perusahaan ini memposisikan panas bumi tidak hanya sebagai pilar transisi energi Indonesia, melainkan juga sebagai solusi yang dapat diterapkan secara global untuk mempercepat penurunan emisi, meningkatkan ketahanan energi, serta menciptakan nilai berkelanjutan lintas benua.
Prajogo Pangestu Kembali Borong Saham BREN, BRPT, dan CUAN
Berdasarkan perjanjian dan kerangka kolaborasi tersebut, kehadiran SLB ditujukan untuk meningkatkan efisiensi pengembangan, mengurangi risiko subsurface dan risiko eksekusi, serta mendukung realisasi proyek panas bumi yang layak secara teknis maupun komersial. Kapabilitas ini menjadi kunci dalam meningkatkan skala panas bumi sebagai sumber energi andal dan berdaya pasok stabil.
Nurzhan Ongaltayev, Managing Director Indonesia SLB mengatakan, teknologi canggih, keahlian teknis yang mendalam, serta kinerja operasional yang disiplin melalui integrasi di seluruh siklus hidup proyek merupakan hal yang esensial untuk meningkatkan skala proyek panas bumi.
“Perjanjian dan peluang kolaborasi baru ini menghadirkan keahlian konsultasi subsurface SLB serta pengalaman eksekusi global untuk mendukung pengembangan panas bumi bersama operator berpengalaman, mulai dari pelaksanaan proyek di Indonesia hingga evaluasi peluang di luar negeri,” imbuh dia.
Secara lebih rinci, ada beberapa poin utama kerja sama antara SLB dan Star Energy Geothermal. Pertama, perjanjian yang berada di kawasan Asia ini menandai fase baru dalam hubungan SLB–Star Energy Geothermal yang bergerak menuju perencanaan dan pelaksanaan di tingkat proyek di Sekincau, Indonesia.
Kedua, SLB akan menerapkan keahlian subsurface, perencanaan terintegrasi, serta layanan pengeboran sumur untuk mendukung pengembangan panas bumi. Ketiga, kolaborasi ini mencakup kerangka kerja untuk mengevaluasi peluang panas bumi di masa depan, termasuk di Amerika Utara.