Wijaya Karya (WIKA) jual seluruh kepemilikan sahamnya di Hotel Indonesia Group

HargaPer.com – Murah &Terbaik  JAKARTA. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) akan melepas seluruh kepemilikannya pada saham PT Hotel Indonesia Group (HIG) melalui anak usahanya, PT Wijaya Karya Realty (WR).

Corporate Secretary PT Wijaya Karya Tbk, Ngatemin alias Emin, mengatakan bahwa Wijaya Karya Realty merupakan pemegang saham non-pengendali HIG sebesar 49%, sementara WIKA memiliki 95,10% saham Wijaya Karya Realty. 

“Wijaya Karya Realty akan menjual seluruh kepemilikan sahamnya pada HIG kepada PT Hotel Indonesia Natour (HIN) sebanyak 1.470 saham, senilai Rp 7,8 miliar,” ujarnya dalam prospektus tanggal 28 Februari 2026.

Wijaya Karya (WIKA) Catat Nilai Kontrak Baru Rp 17,43 Triliun Sepanjang 2025

Transaksi ini telah mendapat kepastian hukum melalui penandatanganan Perubahan dan Pernyataan Kembali Kedua Atas Perjanjian Pengalihan Saham Bersyarat pada 26 Februari 2026 antara WR, HIN, dan HIG.

WIKA menegaskan bahwa langkah ini bagian dari rangkaian transaksi yang saling terkait dan berkesinambungan, dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan industri pariwisata dan perhotelan di Indonesia.

Langkah ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menunjuk HIN sebagai pelaksana integrasi dan peningkatan bisnis hotel BUMN, sebagaimana tercantum dalam Surat Menteri BUMN Nomor S496/MBU/10/2024 tanggal 11 Oktober 2024.

Analisis kepemilikan saham menunjukkan adanya hubungan afiliasi antara WR dan HIN, karena Pemerintah Republik Indonesia sebagai pemegang saham WIKA juga memiliki saham di HIN.

Wijaya Karya Lepas Seluruh Saham Hotel Indonesia, Nilai Transaksi Rp 7,8 Miliar

Emin menambahkan, transaksi ini juga akan mendorong kenaikan laba, likuiditas, dan solvabilitas WR, sehingga memberikan nilai tambah bagi WIKA.

Dengan langkah strategis ini, WIKA berharap bisa menegaskan peran serta dalam pengembangan sektor pariwisata sekaligus memperkuat kinerja keuangan perusahaan.

You might also like