Cara Menghitung Ketinggian Atap Rumah


Baca juga: Ide Inspirasi Gambar Potongan Atap

Bentuk Atap Rumah

Berikut ini adalah beberapa bentu – bentuk atap beserta penjelasan masing – masingnya yaitu:



  • Atap datar. Jenis atap ini memiliki benuk yang sederhana diantara berbagai macam bentuk atap lainnya. pada umumnya atap jenis ini diterapkan pada rumah maupun bangunan yang bertingkan. Hal tersebut agar air hujan dapat tertampung dan mengalir dan biasanya atap ini dibuat miring pada sisi tertentu.

  • Atap standar. Merupakan model atap sandar yang biasa digunakan untuk bangunan tambahan seperti selasar atau emperan. Atap tersebut banyak dipakai pada beberapa hunian dengan gaa modern pada saat iini. Atap ini juga dapat digabungkan dengan atap yang memiliki model pelana

  • Atap pelana. Salah satu bentuk atap ini merupakan model yang cukup lumrah karena banyak diaplikasikan pada hunian masyarakat Indonesia. Atap ini terdeiri dari dua sisi yang saling bertemu pada satu gar pertemuan. Garis pertemuan tersebut dapat disebut dengan bubungan. Untuk atap model ini merupakan atap yang paling aman, hal itu dikarenakan mudaj mendeteksi apabila terjadi kebocoran. Untuk sudut kemiringannya sendiri adalah 30 – 45 derajat.

  • Atap limas. Merrupakan penyempurnaan dari atap yang berbentuk pelana. Atap ini terdiri dari empat bidang. Untuk dua bidang ini akan bertemu pada satu garis bubungan jurai dan dua bidang yang lainnya akan bertemu pada garis bubungan atas. Jadi atap ini dapat terlihat dari bubungan dari dua bentuk trapesium dan juga dua bentuk segitiga.

  • Kombinasi atap pelana dan perisai. Atap model ini merupakan gabungan dua model atap yaitu atap pelana dan perisai. Kebanyakan orang menyebut atap ini dengan sebutan atap tenda patah
  • Atap mansard. Untuk atap model ini mungkin akan terlihat seperti dua atap yang terlihat bertingkan. Atap ini arang dipakai oleh hunian Indonesia sedangan banyak dipakai pada bangunan belanda di masa kolonial dahulu.



  • Atap gergaji. Atap ini mungkin banyak digunakan pada bangunan pabrik, gudang ataupun bengkel. Atap ini terbentuk dari dua bidang atap yang tidak sama lerengnya.

Baca juga: Analisa Dan Contoh RAB Atap Baja Ringan

Baca juga: Menghitung Luas Dan Rangka Atap Baja Ringan

Syarat – Syarat Pembuatan Atap

Berikut ini adalah beberapa syarat – syarat yang dapat diterapkan dalam pembuatan atap agar mendapatkan hasil yang bagus serta sesuai dengan keinginan yaitu:



  • Konstruksinya harus benar-benar kuat sehingga mampu menahan berat sendiri dan semua beban yang mengenainya
  • Bentuknya sesuai dengan konsep desain rumah yang sudah direncanakan sedari awal
  • Bahan penutup yang dipilih wajib disesuaikan dengan tujuan pendirian bangunan dan tahan terhadap cuaca yang ekstrim
  • Sebaiknya perancangan modelnya mengambil inspirasi dari kekayaan budidaya setempat
  • Tingkat kemiringannya memperhatikan jenis bahan penutup yang dipakai

Cara Menghitung Tinggi Atap

Negara Indonesia merupakan negara tropi yang memiliki curah hujan yang cukup tinggi serta angin yang kuat. Karena hal tersebut, dibutuhkan besarnya sudut kemiringan atap yang harus diperhatikan agar mempu mengalirkan air hujan dengan baik dan juga lancar.