Komponen Motor Dinamo Listrik AC Dan DC


Bearing adalah bantalan antara permukaan poros dengan motor housing. Fungsi dari komponen motor listrik  ini adalah untuk membuat putaran yang dihasilkan motor listrik lebih mulus. Bearing motor listrik ini harus dibuat dari bahan yang mempunyai gaya gesek kecil, sehingga putaran motor listrik tidak terhambat.

Drive Pulley



Drive pulley merupakan komponen pada motor listrik yang bertujuan menggerakkan alat tertentu. Drive pulley merupakan komponen yang mentransfer putaran motor ke komponen lain. Umumnya drive pulley ini berbentuk gear. Contoh sederhana yang bisa Anda temui adalah pada tamiya atau mainan anak lainnya yang memakai motor listrik.

Motor Housing

Motor housing merupakan plat besi yang biasanya tipis dan berfungsi sebagai pelindung luar dari komponen-komponen yang ada di dalam motor listrik. Di samping itu motor housing juga berfungsi untuk melindungi pengguna dari bahaya putaran motor yang tinggi.

Jenis Dinamo Motor Listrik

Motor listrik pada dasarnya merupakan sebuah alat yang memanfaatkan energi listrik untuk menghasilkan gerakan. Jika dilihat dari suplainya, motor listrik dapat digolongkan menjadi dua macam, yakni arus AC dan DC. Berikut penjelasan singkat keduanya.



Baca juga: Perbedaan Listrik AC Dan DC

Motor Listrik AC (Alternating Current)

Motor listrik ini merupakan motor arus bolak-balik yang dipakai sebagai motor listrik standar oleh arus PLN. Motor listrik AC bisa bekerja dalam posisi apa saja. Biasanya motor listrik ini digunakan pada mesin cuci, pompa air, mesin AC, mesin bor listrik, mesin gerinda listrik dan lain sebagainya.

Motor Listrik DC (Direct Current)

Motor listrik ini biasanya dipakai pada alat elektronik yang dilengkapi dengan baterai. Misalnya starting motor, kipas angin, mesin bor cordless, mesin gerinda cordless, mesin blower cordless dan lain-lain. Fan atau kipas AC umumnya juga memakai arus DC atau arus searah. Motor listrik DC memakai arus searah sehingga pada pemakaiannya perlu memperhatikan posisi penghantar minus dan plus.

Selain berdasarkan suplainya, motor listrik juga bisa digolongkan menjadi beberapa macam berdasarkan kumparan tembaga yang ada di dalamnya, yakni motor induksi kapasitor, motor shaded pole, dan motor universal. Perbedaan ketiganya terletak pada bentuk kumparannya. Sehingga karakteristik motor tersebut juga berbeda, baik kecepatan, konsumsi daya, maupun daya tahannya.