Biaya Pondasi Rumah Berbagai Type Dan Ukuran


Biaya material:

  1. Pasir Urug = 0,03024 M3 x Rp 120.000 = Rp 3.620
  2. Batu Belah/Kali = 0,372 M3 x Rp 250.000 = Rp 93.000
  3. Semen PC = 39,12 Kg x Rp 1.625 = Rp 63.570
  4. Pasir Pasang = 0,1248 M3 x Rp 170.000 = Rp 21.216

Jumlah Total Bahan Per Meter = Rp 181.406



Sehingga untuk mengetahui biaya total untuk 1 meter pekerjaan pondasi menerus adalah Rp 274.826 x Panjang Total Pondasi.

Itulah perhitungan biaya pondasi rumah yang bisa Anda praktekkan sendiri. Anda bisa memanfaatkan langkah-langkah di atas untuk mengetahui biaya pondasi rumah jenis lainnya. Anda tinggal menyesuaikan perhitungan di atas. Selain itu jangan lupa untuk melakukan survei mengenai biaya tukang atau pekerja dan juga harga material bangunan yang dibutuhkan.

Jenis Pondasi Rumah

Setelah mengetahui bagaimana cara menghitung biaya pondasi rumah, mari kita bahas singkat jenis-jenis pondasi rumah yang lazim digunakan. Sehingga Anda mengetahui karakteristik dan juga perbedaannya. Berikut macam-macam pondasi rumah:

  1. Pondasi tapak: pondasi ini memiliki ciri khas konstruksinya yang menyangga titik beban tunggal. Pondasi ini dibuat dengan memakai beton bertulang yang diletakkan di bawah kolom. Biasanya pondasi ini dipakai untuk bangunan tinggi atau bangunan y ang ada di tanah yang lembek. Kelebihannya adalah biayanya yang lebih terjangkau dan galian tanah yang lebih sedikit.
  2. Pondasi pelat beton lajur: Pondasi ini dipakai jika luas penampang terlalu besar. Maka dari itu penampang dibagi dengan memanjangkan lajur, sehingga tidak terlalu lebar. Pondasi ini juga lebih terjangkau dibandingkan jenis-jenis lainnya.
  3. Pondasi tikar: pondasi ini mampu menyebarkan beban pada struktur atas area yang lebih luas. Biasanya pondasi ini dipakai pada kondisi beban struktural atau beban kolom lain yang letaknya berdekatan dengan pondasi sehingga saling berinteraksi.
  4. Pondasi sumuran: pondasi ini dibuat dengan menggali tanah dan mempunyai diameter sekitar 60-80 cm dan mempunyai kedalaman 8 meter, seperti sumur. Pondasi ini memakai bahan baku batu belah dan beton sebagai pengisinya.
  5. Pondasi tiang pancang: kelebihan pondasi ini adalah kemampuannya menahan gaya orthogonal pada sumbu tiang dengan jalan menyerap lenturan. Di samping itu pondasi ini mempunyai beton berkualitas lantaran dibuat oleh pabrikan. Pondasi tiang pancang dapat meraih daya dukung tanah paling keras dari ujung sampai sekeliling tiang.
  6. Pondasi rakit: pondasi ini dibuat dengan memakai pela beon besar untuk mengganti permukaan beberapa kolom jalur dengan tanah. Keunggulan pondasi rumah rakit dapat diterapkan pada kondisi tanah lunak ataupun pada bangunan yang jarak kolomnya sangat dekat.
  7. Pondasi umpak: Pondasi ini mempunyai ketahanan yang baik terhadap guncangan. Hal ini didukung dengan sistem pondasi yang dapat menyelaraskan bangunan dengan guncangan yang ada. Posisi umpak berada di atas permukaan tanah yang dikeraskan dengan batu kali, sehingga pondasi ini menjadi lebih kokoh.

Baca juga: Harga Dan Ukuran Pondasi Cakar Ayam

Sekian informasi yang bisa kami sampaikan kepada Anda. Semoga Anda terbantu dengan penjelasan kami di atas. Terutama untuk Anda yang ingin menghitung berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat pondasi rumah.